Tips Berkendara di Jalan Berabu

Sejak erupsi gunung Merapi, ruas- ruas jalan di daerah Kedu, Solo dan Yogyakarta menjadi terselimuti oleh abu tebal. Hal ini menjadi kendala bagi para pengguna jalan. Tak khayal banyak terjadi kecelakaan karena kondisi jalan yang kurang baik. Untuk menghindari hal- hal yang tidak diinginkan, berikut tips- tips berkendara dalam kabut abu:

  1. Pastikan kondisi ban anda masih bagus. Kondisi ban yang sudah aus dapat menyebabkan kendaraan mudah hilang kendali atau tergelincir.
  2. Gunakan alat- alat keamanan seperti helm (lebih baik yang full face), jaket dan yang sangat penting adalah masker. Ditambah lagi kaca mata untuk melindungi mata dari debu.
  3. Kurangi kecepatan, jangan kebut kebutan. Dengan kondisi jalan yang berdebu atau bahkan licin jika basah, kendaraan akan sulit berhenti. Karena jika anda menekan rem terlalu dalam secara tiba- tiba, kendaraan anda akan kehilangan kendali, berbahaya!
  4. Melajulah di jalan yang abunya sudah terkelupas. Jalan yang masih tertutup abu sangat berbahaya, konturnya bergelombang dan bisa menyebabkan kecelakaan bahkan keguguran..hehe.
  5. Hindari jalan pintas. Biasanya jalan pintas tidak banyak dilalui oleh kendaraan lain, hal ini menyebabkan belum ada abu yang terkelupas.
  6. Selalu konsentrasi ke jalan. Pemandangan pepohonan yang terkena hujan abu adalah hal yang langka. Namun keselamatan anda adalah utama. Jangan melihat- lihat pemandangan yang langka itu. Jika ingin melihat, berhentilah dan menepi terlebih dahulu.
Mungkin ini saja yang dapat saya sarankan. Hal yang sangat penting adalah kehati- hatian dan kewaspadaan. Selamat berkendara, semoga selamat sampai tujuan.

J
Previous
Next Post »

Silakan tinggalkan komentar... ConversionConversion EmoticonEmoticon